Garut – Alhamdulillāh, atas izin Allah Ta’ālā, kontingen TSEM Shurulkhan Garut, unit bela diri Persis di bawah naungan PD Persis Kabupaten Garut, berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Temu Tarung Vol. 2: Battle of Honor yang diselenggarakan pada 20–21 Juni 2026 di Sport Hall Adiwijaya, Kabupaten Garut.

Pada kejuaraan tersebut, TSEM Shurulkhan Garut mengirimkan 7 orang atlet untuk dua kategori: Pertama, Kelas Stand Up MMA terdiri dari Adnan Oktar Al Faruqi, Reihan Pebrian, Perdinan Syakifah Al Insani, M.Fahrul Muhajir, dan M.Rizki Mulyan. Kedua, Kelas Steet Boxing oleh Hilal Muharom dan Rexsa Adiva
Dari tujuh atlet yang bertanding, Alhamdulillāh berhasil meraih 6 Medali Emas dan 1 Medali Perak
Prestasi ini merupakan buah dari pembinaan yang dilakukan secara berkesinambungan, kedisiplinan dalam latihan, serta semangat juang para atlet yang senantiasa menjunjung tinggi sportivitas dan akhlak Islami.

Keikutsertaan TSEM Shurulkhan Garut dalam ajang ini tidak hanya bertujuan mengejar prestasi, tetapi juga menjadi sarana membentuk kader-kader muda Persis yang sehat jasmani, kuat mental, berakhlak mulia, serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.

Ketua TSEM Shurulkhan Garut, Ust. Agus Ramdan, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut.
> “Segala puji hanya milik Allah Subhānahu wa Ta’ālā atas nikmat dan pertolongan-Nya. Prestasi ini adalah hasil kerja keras para atlet, pelatih, dan doa dari seluruh keluarga besar Persis. Semoga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan dan melahirkan kader-kader yang tangguh, berprestasi, serta tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Islam.”

Ucapan terima kasih disampaikan kepada PD Persis Kabupaten Garut, para pembina, pelatih, orang tua atlet, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kontingen TSEM Shurulkhan Garut dapat mengikuti kompetisi dengan baik dan mengharumkan nama Persatuan Islam.
Semoga prestasi ini menjadi langkah awal untuk terus berkontribusi dalam pembinaan generasi muda yang kuat, disiplin, dan berakhlakul karimah.
“Alhamdulillāhilladzī bini’matihi tatimmush shālihāt.”
