Garut, 12 Juli 2026.
Sebuah langkah kecil yang membawa harapan besar terukir di Kampung Cigawir, Desa Cigawir, Kecamatan Selaawi, Kabupaten Garut, pada Minggu 12 Juli 2026. Markaz Khidamatul Qur’an Wa As-Sunnah (MKQS) secara resmi mengantarkan salah satu alumninya. Dianah diantar untuk menjalankan masa pengabdian di Pesantren Persatuan Islam (PPI) 218 Al-Ittihad Selaawi.
Kegiatan ini bukan sekadar seremoni pengantaran, melainkan menjadi awal perjalanan dakwah seorang santri penghafal Al-Qur’an yang siap mengamalkan ilmu, berkontribusi, dan memberikan manfaat nyata di tengah masyarakat.

Rombongan Markaz dipimpin oleh Ustadz Yusup Tajri. Sekretaris MKQS ini disambut hangat oleh pimpinan PPI 218 Al-Ittihad Selaawi yaitu ustadz Mamat Sahroni. Suasana penyambutan yang sederhana namun penuh keakraban mencerminkan kuatnya ukhuwah Islamiyah serta semangat kolaborasi dalam membina generasi Qur’ani.
Program pengabdian santri merupakan bagian penting dari proses pendidikan di MKQS. Program ini dirancang untuk membentuk pribadi yang tidak hanya unggul dalam hafalan Al-Qur’an, tetapi juga memiliki kesiapan berdakwah, berinteraksi dengan masyarakat, serta mengabdikan ilmu yang telah dipelajari demi kemaslahatan umat.

Bagi “Dianah” amanah ini menjadi tonggak baru dalam perjalanan menuntut ilmu. Setelah melalui proses selama 4 tahun di Markaz, kini ia mendapat kesempatan untuk mengimplementasikan nilai-nilai Al-Qur’an melalui pengabdian di lingkungan PPI 218 Al-Ittihad Selaawi.
Rangkaian acara pengantaran ditutup dengan poto bersama. Harapannya kegiatan pengabdian berjalan dengan lancar dan berkah. Semoga as ikhtiar pengabdian yang akan dijalani menjadi fondasi penyebaran Alquran dan Al-Sunnah. (Nenden)
