Garut, Sabtu, 07 Rabi’ul Akhir, 1448 H  / 19 September 2026 M _ Pagi

Pimpinan Daerah (PD) Persatuan Islam (Persis) Kabupaten Garut telah menyelesaikan pelaksanaan Musyawarah Kerja Daerah (Muskerda) III pada Sabtu, 19 September 2026, bertempat di Auditorium  IAI Persis Garut. Kegiatan ini menjadi forum konsolidasi organisasi sekaligus penyusunan arah program kerja PD Persis Garut dalam menjalankan gerakan jam’iyyah ke depan.

Muskerda III mengangkat tema “Optimalisasi Gerakan Jihad Jam’iyyah Persis dalam Membangun Garut yang Bertakwa, Unggul, dan Berkelanjutan.” Tema tersebut menjadi landasan pembahasan berbagai agenda organisasi, khususnya dalam memperkuat kontribusi Persis bagi kehidupan keagamaan, pendidikan, sosial, ekonomi, dakwah, serta pembangunan masyarakat di Kabupaten Garut.

Kegiatan diawali dengan check-in peserta, kemudian dilanjutkan pembukaan yang meliputi pembacaan Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Persatuan Islam, serta laporan Ketua Panitia Muskerda III.  Memasuki sesi sambutan, yang pertama disampaikan oleh Ketua PD Persis Garut: Dr. Gun Gun Abdulbasit, M.Ag yang menyampaikan apresiasi kehadiran perwakilan dari utusan cabang dan juga mengapresiasi kinerja Tasykil dan Staf PD Persis Garut, khususnya selama satu tahun ke belakang. Di hadapan Bupati Garut, Dr. Gun Gun juga menyampaikan tentang adanya beberapa kecamatan yang belum didirikan Pimpinan Cabang (PC) Persis. Karena itu dengan hadirnya Bupati, diharapkan bisa menjadi penguat bergulirnya program tersebut. Di akhir sambutannya, Ustadz Gun Gun juga meminta keyBupati untuk membuka secara resmi kegiatan Muskerda 3.

Sambutan kedua disampaikan Bupati Garut :  Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M. Eng, yang mengapresiasi kinerja PD Persis Garut, karena itu beliau selalu berusaha menghadiri berbagai kegiatan yang diadakan oleh Persis. Bupati juga mendukung rencana pendirian PC di kecamatan-kecamatan yang belum dibentuk PC Persis. Di akhir sambutannya, Bupati kemudian membuka kegiatan Muskerda III.

Adapun taujih disampaikan oleh Ketua Pimpinan Wilayah Persis Jawa Barat, KH. Iman Setiawan Latief, S.H. M.Pd, Belau menyampaikan Agar muskerda III, ini menghasilkan program kerja yang terukur dan relevan.

Setelah pembukaan, peserta mengikuti rangkaian Sidang Pleno I. Akan tetapi sebelum sidang terlebih dahulu disampaikan taujih yang kedua oleh jajaran Penasihat PD Persis Garut yang diwakili oleh Ketua Pensehat Ustadz KH. Ena Sumpena, M.Pd.I. Beliau menekankan pentingnya soliditas dan Memasuki sidang pleno I, agenda utama yang dibahas adalah program kerja Pimpinan Harian yang terdiri dari Sekretaris dan Bendahara.. Agenda dilanjutkan dengan Sidang Pleno II dan III.

Pembahasan kemudian mencakup berbagai Bidgar yang berada di bawah Wakil Ketua 1 dan, antara lain SDI dan Jam’iyyah, Dakwah, Manajemen Kemasjidan, Bimahum, Pendidikan Menengah Kepesantrenan dan Tahfidz, Pendidikan Dasar dan Menengah Umum, Pendidikan Dasar Kepesantrenan dan Khusus, Perwakafan Wakaf, Sosial, Ekonomi, HALO, Informasi dan Komunikasi, serta Perzakatan.

Rangkaian persidangan juga memberikan ruang bagi peserta untuk menyampaikan pandangan umum dan tanggapan, sebelum dilanjutkan dengan konsideran dan penutupan setiap sidang.

Pada bagian akhir, Muskerda III memasuki Sidang Pleno IV dengan agenda Rekomendasi Muskerda II, kemudian ditutup melalui rangkaian penutupan yang diisi pembukaan, dan taujih penutup dari Ketua PD Persis Garut, Beliau menyampaikan, 10 bentuk Optimalisasi yang menjadi perhatian gerakan Jam’iyyah kedepan agar lebih maju, dianataranya adalah : Optimalisasi Kaderisasi,  Optimalisasi Dakwah, Optimalisasi Pendidikan,  Optimalisasi Ekonomi dan Kemandirian Jam’iyyah, untuk memperkuat potensi ekonomi anggota dan kemandirian organisasi. Optimalisasi Pelayanan Sosial,  Optimalisasi Organisasi dan Jam’iyyah dan tata kelola organisasi. Optimalisasi Teknologi dan Digitalisasi,  Optimalisasi Kolaborasi,  Optimalisasi Potensi Generasi Muda, Optimalisasi Gerakan Lingkungan,  dan penutup.

Dengan berakhirnya Muskerda III, PD Persis Garut diharapkan memiliki arah kerja yang semakin terkoordinasi dalam mengoptimalkan gerakan jam’iyyah. Berbagai laporan, rencana kerja, pembahasan bidang, serta rekomendasi yang dihasilkan menjadi bagian penting dalam memperkuat pelaksanaan program Persis di Kabupaten Garut.

 

Muskerda III PD Persis Garut menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi, menyatukan langkah, dan mengoptimalkan peran jam’iyyah dalam mewujudkan Garut yang bertakwa, unggul, dan berkelanjutan.

Rep. _ (Taufik A)