Garut, Ahad 06 Juli 2025 M _ Malam

Dalam suasana yang penuh haru dan syukur, sebanyak 96 orang jamaah haji dari KBIHU El-Ittihad kembali ke tanah air setelah menunaikan salah satu rukun Islam yang agung, yaitu ibadah haji di Tanah Suci. Kepulangan mereka disambut dengan penuh khidmat oleh Pimpinan Daerah (PD) Persatuan Islam (Persis) Kabupaten Garut, dalam sebuah acara sederhana namun bermakna yang menggambarkan spirit ukhuwah Islamiyah dan kebersamaan yang erat di antara sesama kader dan jamaah.

Ibadah haji bukanlah sekadar ritual perjalanan fisik, namun juga proses pembentukan jiwa, penguatan iman, dan pelepasan diri dari segala sifat duniawi. Bagi para jamaah, 40 hari perjalanan ini menghadirkan pengalaman yang mendalam: menyatu dengan jutaan umat Islam, menapaki jejak para nabi, dan mempersembahkan ketundukan penuh di hadapan Allah SWT.

Dengan jumlah 96 orang jamaah, KBIHU El-Ittihad menunjukkan eksistensinya sebagai lembaga pembimbing yang tidak hanya konsisten dalam mempersiapkan jamaah secara teknis dan spiritual, tetapi juga memastikan mereka kembali ke tanah air dengan kondisi sehat dan penuh berkah.

Dipimpin oleh dua Karom yang berpengaruh. Kepemimpinan selama pelaksanaan ibadah haji berada di bawah arahan Karom pertama, al-Ustad Dr. H. Gugun Gun Abdul Basit, M.Ag, yang juga merupakan Ketua PD Persis Kabupaten Garut. Dengan kapasitas keilmuan dan pengalaman spiritual yang luas, beliau menjadi figur sentral dalam membimbing jamaah menghadapi dinamika ibadah haji.

Pendamping beliau, Karom kedua al-Ustad H. Hudan Mushafudin, S.Thi, turut memegang peran penting dalam menjaga koordinasi dan ketenangan jamaah selama berada di tanah suci. Keduanya dikenal dekat dengan jamaah, sabar, dan penuh komitmen dalam memastikan seluruh rangkaian ibadah haji berjalan lancar.

Sambutan Penuh Kehangatan di Kampung Halaman

Sesaat setelah tiba di Garut, para jamaah disambut dalam acara resmi oleh jajaran PD Persis Kabupaten Garut. Acara yang dihadiri para tokoh, keluarga jamaah, dan masyarakat sekitar ini dipenuhi dengan nuansa emosional, haru, dan tumpahnya syukur kepada Allah SWT atas keselamatan dan kelancaran ibadah haji yang telah dilalui.

Sambutan pertama disampaikan oleh Bidgar Bimbingan Haji dan Umrah (Bimhajum) PD Persis Garut, yakni al-Ustad H. Ujang Juanda, S.Pd.I. Dalam orasinya yang lugas dan menyentuh hati, beliau menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai haji pasca kepulangan:

“Haji bukan hanya ibadah tahunan, ia adalah titik awal menuju kehidupan yang lebih bertaqwa dan lebih bermanfaat bagi umat.”

Beliau juga mengapresiasi kerja sama antar pengurus dan panitia yang telah memastikan kelancaran proses keberangkatan dan kepulangan para jamaah.

Pesan dari PYMT PD Persis Garut

Dalam momen penuh kekhusyukan, al-Ustad H. Agus Soleh Muslim, S.Pd.I, selaku Ketua PYM PD Persis Kabupaten Garut, menyampaikan sambutan resmi yang menggugah rasa bangga dan rasa haru. Ia menyampaikan betapa besar dedikasi para pembimbing dan kesungguhan para jamaah dalam menjalankan ibadah di tanah suci.

“Kepulangan saudara-saudara kita hari ini bukan sekadar penyambutan, ini adalah awal baru untuk menjaga kemabruran haji. Semoga kepulangan ini memperkuat akhlak, memperteguh ukhuwah, dan menjadi sumber keberkahan bagi lingkungan sekitar.”

Beliau juga memberikan apresiasi khusus kepada KBIHU El-Ittihad atas peran strategisnya dalam mendidik dan mengarahkan jamaah menuju haji yang mabrur.

Air mata haru mengalir dari para keluarga yang menyambut kepulangan sanak saudara mereka. Tangis bahagia, pelukan penuh cinta, dan ucapan syukur menggema di lokasi penyambutan. Banyak jamaah yang menyampaikan rasa terima kasih kepada para pembimbing dan petugas yang telah dengan sepenuh hati memberikan pendampingan selama perjalanan haji.

Sebagian jamaah bahkan menyampaikan kesaksian spiritual mereka—bagaimana perjuangan fisik dan mental di Tanah Suci telah mengubah cara pandang mereka terhadap hidup, ibadah, dan hubungan sesama manusia.

Acara penyambutan tersebut bukan hanya perayaan kepulangan, tapi juga menjadi momen reflektif bagi seluruh masyarakat Garut, khususnya warga Persis. Ia mengingatkan kita bahwa haji bukan hanya milik mereka yang berangkat, tapi juga tanggung jawab sosial untuk menumbuhkan kemabruran dalam kehidupan keseharian.

Refleksi dan Harapan Sepulang Haji.

Dalam penutup acara penyambutan jamaah haji KBIHU El-Ittihad, Ketua KBIHU El-Ittihad sekaligus Ketua Penasehat PD Persis Garut Drs. KH. Ena Sumpena, M.Pd.I menyampaikan tausiah yang menyentuh kalbu. Beliau mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan ibadah haji sebagai titik balik menuju kehidupan yang lebih bertaqwa.

“Haji bukan hanya puncak ibadah, tapi juga awal dari perjalanan spiritual baru yang lebih bermakna,” tutur beliau dengan suara bergetar oleh haru.

KH. Ena Sumpena, M.Pd.I, menekankan pentingnya menjaga kemabruran haji, menanamkan nilai keikhlasan, dan menguatkan komitmen berkhidmat untuk umat. Kepulangan ini, kata beliau, bukan akhir, melainkan awal pengabdian baru kepada keluarga, masyarakat, dan agama.

Dengan penuh kelembutan, beliau juga mendoakan agar seluruh jamaah senantiasa dalam lindungan Allah dan menjadi cahaya teladan bagi lingkungan sekitarnya.

Semoga jamaah haji KBIHU El-Ittihad menjadi pelopor perubahan, pembawa nilai-nilai keislaman yang damai, produktif, dan berkemajuan dalam lingkup keluarga, masyarakat, dan organisasi.

Selamat kembali, para Dzulhijjah yang telah dimuliakan Allah. Semoga semua lelah menjadi lillah dan semua pengorbanan menjadi keberkahan. 🌙

 

Rep. _ Abu Hanifah_