Garut_Sabtu, 28 Rajab 1447 H / 17 Januari 2026 M_ Siang
Pimpinan Daerah (PD) Persatuan Islam (Persis) Kabupaten Garut menerima kunjungan resmi Santri Program Latihan Khidmat Jam’iyyah (PLKJ) dari Pesantren Persatuan Islam (PPI) 67 Benda Kota Tasikmalaya. Kegiatan penerimaan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 28 Rajab 1447 H bertepatan dengan 17 Januari 2026 M, bertempat di Auditorium Institut Agama Islam (IAI) Persis Garut.

Sebanyak 126 santri peserta PLKJ hadir dalam kegiatan tersebut. Program PLKJ ini akan berlangsung selama 15 hari, dimulai dari 17 hingga 31 Januari 2026, sebagai bagian dari proses pembinaan santri agar memiliki pengalaman langsung dalam pengabdian jam’iyyah, dakwah, dan sosial kemasyarakatan di lingkungan Persatuan Islam.
Acara penerimaan berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat ukhuwah. Hadir dalam kegiatan ini jajaran Tasykil PD Persis Garut, dan perwakilan PC Persis se-Kabupaten Garut, para asatidz, serta para santri peserta PLKJ. Kegiatan diawali dengan pembukaan, tilawah Al-Qur’an, dan dilanjutkan dengan sambutan-sambutan.

Santri PLKJ secara resmi diserahkan oleh al-Mudirul ‘Am Pesantren Persis Benda No. 67 Tasikmalaya, Al-Ustad H. Asep Abdul Hamid, S.Pd., M.Ag. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa PLKJ merupakan bagian penting dari sistem pendidikan Pesantren Persis, yang bertujuan membentuk santri agar tidak hanya kuat dalam keilmuan, tetapi juga matang dalam pengabdian dan tanggung jawab jam’iyyah.
“PLKJ adalah wahana latihan nyata bagi santri untuk belajar bermasyarakat, berorganisasi, dan berdakwah secara langsung di tengah umat. Kami menitipkan para santri ini kepada PD Persis Garut untuk dibimbing, diarahkan, dan diberi pengalaman yang berharga,” ungkap beliau.

Selanjutnya, santri PLKJ diterima secara resmi oleh Ketua PD Persis Garut, Al-Ustad Dr. H. Gun Gun Abdul Basit, M.Ag. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh Pesantren Persis Benda Kota Tasikmalaya kepada PD Persis Garut sebagai lokasi pelaksanaan PLKJ.
Beliau menegaskan bahwa PLKJ bukan sekadar program formal, melainkan sarana pembentukan karakter santri Persis agar memiliki kepekaan sosial, kemampuan dakwah, serta kesiapan berkhidmat di tengah masyarakat. “Santri harus mampu menjadi pelayan umat, menjaga akhlak, adab, serta membawa nilai-nilai Persis yang lurus, moderat, dan mencerahkan,” tutur beliau.
Selama pelaksanaan PLKJ, para santri akan ditempatkan di enam Pimpinan Cabang (PC) Persis di wilayah Kabupaten Garut, yaitu PC Persis Cilawu, PC Persis Bayongbong, PC Persis Samarang, PC Persis Pasirwangi, PC Persis Cisurupan, dan PC Persis Cikajang. Di masing-masing PC tersebut, santri akan terlibat langsung dalam berbagai kegiatan dakwah, pendidikan, sosial keumatan, serta aktivitas jam’iyyah lainnya.

PD Persis Garut berharap melalui program PLKJ ini terjalin sinergi yang semakin kuat antara pesantren dan struktur jam’iyyah Persis di daerah. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta menjadi bekal berharga bagi para santri dalam menapaki peran mereka sebagai kader Persatuan Islam di masa depan.
Kegiatan penerimaan PLKJ ini ditutup dengan doa, dengan harapan agar seluruh rangkaian kegiatan PLKJ berjalan lancar, diberi keberkahan, serta membawa manfaat bagi santri, jam’iyyah, dan umat secara luas.

Rep._Abu Hanifah_
