Beberapa hari yang lalu, tepatnya Senin 17 Maret 2025, Markaz Khidmat al-Qur`an wa al-Sunnah (MKQS/ Markaz) mengadakan pembagian Mushaf Al-Qur`an. Kegiatan yang dinamakan Program Wakaf Al-Qur`an ini dilaksanan di Pesantren Persatuan Islam (PPI) 60 Leles. Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Markaz, Mudir Markaz Unit Istikomah Copong, perwakilan asatidz dan santri Markaz, santri kelas 12, dan jajaran pengurus Muallimin.
Markaz merupakan salah satu lembaga yang ada di Pimpinan Daerah (PD) Persatuan Islam (Persis) Garut. Lembaga yang dikhususkan untuk memperdalam Al-Qur`an ini tersusun dalam dua Unit. Unit Pertama yang bertempat di komplek Anggrek berkonsentrasi mengafal Al-Qur`an hingga 30 juz. Sementara Unit Kedua di Istikomah Copong bertujuan menguasai Bahasa Arab dengan tambahan hafalan Al-Qur`an dan Ilmu-ilmu agama.
Di samping menyelenggarakan pembelajaran dan hafalan, Markaz juga mengadakan berbagai kegiatan. Satu diantaranya Program Wakaf Al-Qur`an. Markaz membagikan mushaf Al-Qur`an kepada yang memerlukan. Para donatur yang ingin berwakaf Al-Qur`an disampaikan ke berbagai pihak yang membutuhkan. Untuk bulan sekarang kegiatan Wakaf Al-Qur`an dilaksanakan di PPI 60 Leles.
“Dalam kesempatan berbahagia ini kami menyampaikan mushaf Al-Qur`an yang dipercayakan para donatur. Mushaf yang dibagikan juga merupakan terjemah atau tafsir susunan A. Hassan yang dinamakan Al-Furqon. Maka, ini disamping wakaf dan menyebarkan Al-Qur`an juga mengenalkan khazanah yang dimiliki Persatuan Islam,” ujar ustadz Dr. Yusup Tajri. Sebagai Sekretaris Markaz ustadz Yusup berharap bahwa pembagian mushaf tersebut semakin menambah kecintaan terhadap Al-Qur`an.
Dalam program wakaf ini Markaz melakukan pula sosialisasi penerimaan Mahasantri baru. Hadir pada kegiatan ini ustadz Irwan Kurniawan, Lc. Sebagai Mudir Markaz Unit Istikomah Copong alumni Madinah University ini mengajak para santri untuk menyiapkan diri menjadi pelanjut dakwah jamiyah Persis. “Mari kita membuka cakrawala lebih luas lagi dengan berkuliah ke berbagai kampus di dunia. Jamiyah kita memerlukan kader-kader yang lebih berkualitas. Markaz siap menjadi jembatan pembuka cakrawala tesebut,” ucap ustadz Irwan.
Ustadz Asep Rahmat, S.Ag. merasa gembira dengan program wakaf dan sosialisasi tersebut. Ia berharap bahwa anak-anak yang mendapatkan mushaf agar terus mengembangkan kemampuan diri dalam mendalami ilmu agama. “Anak-anakku sekalian! Silakan kalian berazam untuk meningkatkan kualitas diri dengan lebih baik. Satu wahana yang bisa digunakan adalah melalui Markaz ini. Bapak berharap kepada kalian ada yang bergabung di pendidikan Markaz ini,” jelas ustadz Asep. Dalam kesempatan ini disamping para santri Muallimin hadir pula Wakil Mudir Bidang Kurikulum PPI 160 Leles yaitu ustadz Didih Abdul Fatah, S.Pd.I (Yusri)