Kunjungan Bidgar Ekonomi PD Persis Garut ke PD Persis Sumedang dan PD Kab. Tasikmalaya Bawa Angin Segar.

10/12/2024-Siang

Dalam upaya memperkuat jaringan ekonomi dan meningkatkan kapasitas serta kualitas kegiatan ekonomi di bawah naungan Persatuan Islam (PERSIS), Bidang Garapan Ekonomi (Bidgar) PD PERSIS Garut, mengadakan studi banding ke PD PERSIS Sumedang. Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari dan mengambil pelajaran dari berbagai program dan inisiatif ekonomi yang telah sukses dilaksanakan oleh PD PERSIS Sumedang. Artikel ini akan mengulas secara mendalam mengenai kegiatan yang dilakukan, potensi ekonomi yang dipaparkan, serta hasil dan dampak dari kunjungan tersebut.

Kunjungan ini dimulai pada pukul 10.10 WIB dan berakhir pada pukul 17.15 WIB. Delegasi dari PD PERSIS Garut disambut dengan hangat oleh jajaran pengurus PD PERSIS Sumedang yang terdiri dari Ketua PD PERSIS Sumedang, Sekretaris Umum, Bendahara, serta para ketua bidang seperti Ketua Bidgar Ekonomi, SDI, Bimhajum, dan perwakilan organisasi otonom seperti Ketua Pemuda, LAZ, dan HIPPI.

Ketua PD Persis Kab. Sumedang menyampaikan sambutannya dengan penuh antusias, mengungkapkan rasa bangga atas kunjungan dari Garut. Beliau juga berharap agar kunjungan ini dapat mempererat silaturahmi dan kerjasama antar kedua wilayah, serta menjadi ajang tukar pengalaman yang bermanfaat bagi kedua belah pihak.

Salah satu agenda utama dalam kunjungan ini adalah pemaparan potensi ekonomi yang ada di PD PERSIS Sumedang. Beberapa poin penting yang disampaikan meliputi: TGM dan Toko Mas (H. Cucu). TGM merupakan salah satu usaha unggulan yang dimiliki oleh PD PERSIS Sumedang. Dengan profit bersih mencapai 2 miliar rupiah per bulan, TGM menjadi salah satu sumber pendapatan utama bagi organisasi. Juga toko mas yang dimiliki oleh H. Cucu juga menjadi salah satu contoh sukses dalam pengelolaan usaha. Modal awal yang dibutuhkan untuk memulai usaha toko emas ini minimal 1,5 miliar rupiah, dengan syarat tersedianya lahan dan pengelola yang amanah. Toko ini siap disuplai dan dijalankan dengan baik.

Struktural HIPPI. Meskipun struktural HIPPI belum terbentuk secara resmi, namun kerja jam’iyyah telah berjalan dengan baik. Hal ini menunjukkan bahwa keberhasilan dalam bidang ekonomi tidak selalu harus dimulai dengan struktur formal yang lengkap, tetapi bisa dimulai dengan semangat dan komitmen bersama. Dari 24 kecamatan yang ada di Sumedang, baru terbentuk 14 Pengurus Cabang (PC), sementara 11 kecamatan lainnya belum memiliki PC. Meskipun demikian, kerja jam’iyyah tetap berjalan dengan baik.

BUMJ (Badan Usaha Milik Jam’iyyah). Beberapa inisiatif BUMJ yang dipresentasikan antara lain : Workshop Kopi: Usaha yang mengelola produksi dan pemasaran kopi. Ayam Sentul: Usaha peternakan ayam khas Sumedang. Green House (Teras Hijau)/Harum Madu: Usaha pertanian organik yang menghasilkan sayuran dan madu. Tahu Omega: Produksi tahu dengan kandungan omega yang tinggi. Kebun Duren Sewaan: Usaha sewa lahan untuk budidaya durian.

Pelatihan P3H (Pelatihan Pendamping Produk Halal). Selain pemaparan potensi ekonomi, PD PERSIS Garut juga mengikuti pelatihan P3H yang diadakan oleh PD PERSIS Sumedang. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan dalam mendampingi produk-produk halal, yang merupakan salah satu aspek penting dalam perekonomian berbasis syariah.

Kunjungan ke Pabrik TGM. Kunjungan ke pabrik Air Mineral TGM, menjadi salah satu agenda utama dalam studi banding ini. Pabrik TGM merupakan salah satu contoh sukses dalam pengelolaan usaha berbasis jam’iyyah. Beberapa poin penting yang dipelajari dari kunjungan ini antara lain: Kekuatan Jam’iyyah. Sinergi antara pemuda dan sepuh dalam pengelolaan usaha menjadi salah satu kunci keberhasilan. Kedua kelompok ini bekerja bersama dengan harmonis, saling mendukung, dan melengkapi satu sama lain. Merintis Kharis Water. – Usaha air minum dalam kemasan Kharis Water, dimulai pada tahun 2019, bertepatan dengan masa pandemi COVID-19. Meskipun menghadapi banyak tantangan, usaha ini berhasil bertahan dan berkembang. Investasi dan Saham, Pabrik TGM terbuka untuk jam’iyyah yang ingin berinvestasi atau menitip saham. Hal ini memberikan kesempatan bagi anggota jam’iyyah untuk turut serta dalam usaha ini dan mendapatkan manfaat ekonomi.

Memberdayakan Pemuda dan Keluarga Jam’iyyah. Pabrik TGM memberdayakan pemuda dan keluarga jam’iyyah dalam berbagai aspek pengelolaan usaha. Hal ini tidak hanya meningkatkan kesejahteraan ekonomi, tetapi juga memberikan pengalaman dan keterampilan baru bagi mereka. Administrasi Terbuka. Administrasi di pabrik TGM terbuka dan mudah diakses oleh pemilik saham. Transparansi ini menjadi salah satu faktor penting dalam membangun kepercayaan dan menjaga kelangsungan usaha. Mindset Berbisnis. Salah satu mindset yang diterapkan dalam pengelolaan usaha ini adalah “kalau omset menurun, biarkan kita rugi dunia tapi jangan rugi akhirat”. Artinya, zakat harus tetap dikeluarkan meskipun kondisi usaha sedang tidak menguntungkan. Prinsip ini menunjukkan komitmen untuk selalu mengutamakan aspek ibadah dalam berbisnis. Kunjungan ini memberikan banyak pelajaran dan inspirasi bagi PD PERSIS Garut. Beberapa hasil dan dampak yang dirasakan antara lain:Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan. Melalui kunjungan dan pelatihan yang dilakukan, peserta dari PD PERSIS Garut mendapatkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan usaha dan ekonomi berbasis jam’iyyah. Implementasi Praktik Terbaik. Beberapa praktik terbaik yang dipelajari dari PD PERSIS Sumedang diimplementasikan di Garut, dengan penyesuaian yang sesuai dengan kondisi lokal.

Peningkatan Kerjasama dan Sinergi. Kunjungan ini juga meningkatkan kerjasama dan sinergi antara PD PERSIS Garut dan Sumedang. Kedua wilayah ini berkomitmen untuk terus berkolaborasi dan saling mendukung dalam berbagai inisiatif ekonomi.  Studi banding yang dilakukan oleh Bidgar Ekonomi PD PERSIS Garut, ke PD PERSIS Sumedang memberikan banyak manfaat dan pelajaran berharga. Kunjungan ini tidak hanya memberikan inspirasi dan pengetahuan baru, tetapi juga meningkatkan semangat dan motivasi untuk terus berinovasi dan mengembangkan ekonomi jam’iyyah. Dengan komitmen yang kuat dan kerjasama yang baik, PD PERSIS Garut dan Sumedang dapat bersama-sama mencapai kesejahteraan yang lebih baik bagi anggotanya. Melalui kegiatan ini, diharapkan berbagai inisiatif ekonomi yang telah sukses di Sumedang dapat diadopsi dan diimplementasikan di Garut, sehingga memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat dan anggota jam’iyyah di kedua wilayah. Semoga artikel ini dapat menjadi inspirasi bagi pembaca dan memotivasi untuk terus mendukung upaya peningkatan kualitas ekonomi dan kesejahteraan umat.

Selanjutnya, pada hari yang sama. Bidang Ekonomi (Bidgar) PD PERSIS Garut, Melanjutkan kunjungan resmi ke PD PERSIS Kabupaten Tasikmalaya. Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat hubungan kerja sama dan memperluas wawasan dalam pengelolaan ekonomi jam’iyyah. Kegiatan ini dimulai pukul 19.07 WIB dan berlangsung hingga pukul 22.05 WIB. Dalam kunjungan ini, delegasi dari PD PERSIS Garut disambut dengan hangat oleh pengurus PD PERSIS Tasikmalaya.

Delegasi dari PD PERSIS Garut disambut oleh jajaran pengurus PD PERSIS Kabupaten Tasikmalaya yang terdiri dari Wakil Ketua 2, Bidgar Ekonomi, Bendahara, dan Pengurus HIPPI. Sambutan penuh keakraban dan antusiasme ini mencerminkan semangat kolaborasi yang tinggi antara kedua wilayah. Dalam sambutannya, Wakil Ketua 2 PD PERSIS Tasikmalaya mengungkapkan rasa syukur dan kegembiraannya atas kunjungan ini. Beliau berharap kunjungan ini dapat menjadi momentum untuk saling bertukar pengalaman dan ilmu dalam mengelola ekonomi jam’iyyah, serta memperkuat kerjasama yang sudah terjalin.

Pemaparan Potensi Ekonomi oleh PD PERSIS Kabupaten Tasikmalaya. Salah satu agenda utama dalam kunjungan ini adalah pemaparan potensi ekonomi yang dimiliki oleh PD PERSIS Kabupaten Tasikmalaya. Beberapa poin penting yang disampaikan meliputi : Pengurus HIPPI dan Kerjasama Solid. Pengurus HIPPI di Tasikmalaya hanya terdiri dari empat orang. Meskipun jumlahnya sedikit, mereka memiliki kerjasama yang sangat solid sejak kecil, mirip dengan Khulafaurrosyidin. Hubungan yang erat dan kompak ini menjadi kekuatan utama dalam menggerakkan berbagai program ekonomi jam’iyyah. Keempat pengurus HIPPI ini memanfaatkan jaringan dan hubungan baik yang mereka miliki untuk menggerakkan berbagai inisiatif ekonomi, sehingga meskipun jumlah pengurus sedikit, hasil yang dicapai sangat signifikan.

BUMJ (Badan Usaha Milik Jam’iyyah). BUMJ di PD PERSIS Kabupaten Tasikmalaya disubsidi oleh HIPPI dan melibatkan potensi jam’iyyah dalam menjalankan berbagai usaha. Beberapa contoh usaha yang dimiliki oleh BUMJ antara lain: Ternak Sapi, Domba, dan Ayam Petelur: Usaha peternakan ini menjadi salah satu sumber pendapatan utama. Dengan manajemen yang baik, usaha ini memberikan hasil yang cukup menguntungkan. Minuman Rempah-Rempah: Produk minuman berbasis rempah ini tidak hanya sehat tetapi juga memiliki nilai jual yang tinggi. Minuman ini dipasarkan tidak hanya di Tasikmalaya tetapi juga di daerah lain. Kios-Kios di Masjid Rest Area Pesantren Ciawi: Kios-kios ini menyediakan berbagai kebutuhan jamaah dan menjadi sumber pendapatan tambahan bagi jam’iyyah. Keberadaan kios ini juga membantu meningkatkan perekonomian lokal.

PD PERSIS Kabupaten Tasikmalaya menunjukkan fleksibilitas yang tinggi dalam menyesuaikan program-program ekonomi mereka dengan kebijakan dan program pemerintah. Hal ini memungkinkan mereka untuk mendapatkan dukungan dan bantuan dari berbagai pihak, baik dari pemerintah pusat maupun daerah. Fleksibilitas ini juga membantu PD PERSIS Kabupaten Tasikmalaya dalam mengadaptasi perubahan dan tantangan yang dihadapi, sehingga mereka dapat tetap bertahan dan berkembang dalam berbagai kondisi. Beberapa contoh program yang berhasil dijalankan dengan dukungan pemerintah antara lain: Program pemberdayaan ekonomi berbasis Masyarakat, Bantuan permodalan untuk usaha kecil dan menengah, Pelatihan dan pendampingan usaha bagi anggota jam’iyyah.

Kunjungan ini memberikan banyak pelajaran dan inspirasi bagi PD Persis Garut. Beberapa hasil dan dampak yang dirasakan antara lain: Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan. Melalui kunjungan ini, Bidgar Ekonomi PD Persis Garut, mendapatkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan usaha dan ekonomi berbasis jam’iyyah.

_Abu Hanifah_11/12/2024